Blog EntryTESTIMONI UNTUK INUNGNov 9, '07 10:58 PM
for everyone

Inung...
Aku kembali akan menuliskan catatan-catatan untukmu, setelah "sekian milyun tapak kaki melukis peta pulau-pulau yang telah kita lampaui" -- seperti dahulu, ketika kita masih setia menelusuri kekelaman senja pantai Losari. Aku kembali akan membawamu berenang di lautan kata-kata (untuk mengutip penyair itu), sebisanya, sehingga kita dapat mengenang kembali percintaan kita yang pertama: "sebaris sajak yang tak pernah sanggup kita rampungkan, karena lagu senantiasa begitu sumbang meneriakkan sepi."
Inung ...
Jangan sedih, inilah tanah air. Bersabarlah, karena kita memang ditakdirkan untuk mengalami tanah ini, seperti orang-orang lain juga mengalaminya. Meski kita mungkin terlampau sentimentil sehingga percintaan kita selalu menjelma menjadi rimba keluh kesah. Olehnya, Inung... aku kembali menulis catatan-catatan, untuk mengenang percintaan kita yang pertama....


kustiaz wrote on Nov 10, '07
siapakah dia? mantan pacar ya pak alias nyonya:D
dekatrumah wrote on Nov 10, '07
kustiaz said
siapakah dia? mantan pacar ya pak alias nyonya:D
dia adalah pacar abadi, ibu... dan sayangnya tidak akan pernah sempat jadi nyonya ...
kustiaz wrote on Nov 11, '07
o gitu ya...
saya memang ndhak berbakat sama sekali utk memahami sastra apalagi yg puitis...bener2 ndhak dong..hiks
dekatrumah wrote on Nov 21, '07
kustiaz said
o gitu ya...
saya memang ndhak berbakat sama sekali utk memahami sastra apalagi yg puitis...bener2 ndhak dong..hiks
bukan soal bakat, mbak, saya kira.. soal biasa saja.
wardun wrote on Dec 4, '07
pertemuan itu bukan milik anda tapi ianya membuahkan kebahgian dan kenangan yg abadi...
dekatrumah wrote on Dec 7, '07
wardun said
pertemuan itu bukan milik anda tapi ianya membuahkan kebahgian dan kenangan yg abadi...
ya... ya ... dan kenangan, adakah yang lebih indah dari itu?
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help

Template design Copyright © 2005 Remi Prevost Some rights reserved.